Postingan

Menampilkan postingan dengan label Harapan Sumsel

Aswari: Saatnya Serius Pemerataan Guru

Gambar
Aswari: Saatnya Serius Pemerataan Guru . Ada data yang cukup memprihatinkan dalam dunia pendidikan di wilayah Sumatera Selatan  . Tahun lalu, Dinas Pendidikan Kota Palembang menyampaikan data bahwa daerah tersebut kekurangan 1.009 guru sekolah dasar. Sebuah data yang harus dijawab dengan serius, terutama calon Gubernur Sumatera Selatan siap bersaing di 2018 nanti. Bagaimana komitmen mereka setelah mencapai kekuasaan? Tentu saja, jawaban politik verbal relatif sama: siap untuk membawa guru sekolah dasar sesuai dengan kebutuhan obyektif regional. Tapi, jawaban ini perlu kita uji lebih kritis untuk melihat potensi korelatif. Itu bisa nyata sesuai dengan janji politiknya. Bisa juga ketinggalan. Dengan kata lain, janji politik yang dijanjikannya hanyalah konsekuensi dari persaingan dalam sistem demokrasi. Dari situ kita bisa membaca calon pemimpin yang berintegitas dan omong kosong, atau omong doang (omdo). Lalu, bagaimana cara membaca komitmen dan lingkaran beberapa ...

Aswari Riva’i Berjanji Bangun Klinik Desa Sampai Pelosok Sumsel

Gambar
Aswari Riva’i Berjanji Bangun Klinik Desa Sampai Pelosok Sumsel . Optimalisasi pelayanan kesehatan masyarakat di seluruh daerah Sumatera Selatan (Sumatera Selatan) menjadi ideal calon Gubernur (Cagub) Sumsel Aswari Riva’i. Cagub nomor urut 2 juga bertekad untuk membangun klinik desa ke daerah terpencil di Sumatera Selatan. Ketika mengunjungi perawatan medis gratis di Desa Lawang Kidul, Ilir Timur II Kabupaten Palembang, Aswari Riva’i dan rekannya, Muhammad Irwansyah, menggunakan acara ini untuk tetap berhubungan dengan penduduk Palembang. Aswari Riva’i berjanji untuk memaksimalkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya dengan akses mudah ke perawatan medis dan konsultasi. “Kita akan membangun klinik desa yang tersebar di setiap kecamatan di 17 Kabupaten/kota di Sumsel. Pelayanan kesehatan ini dapat membantu warga yang ingin berobat atau sekedar konsultasi, terutama warga tidak mampu,”  kata Aswari kepada Liputan6.com, di depan warga Desa Lawang Kid...

ASWARI-IRWANSYAH: DETEKSI PENYAKIT SEJAK DINI DENGAN “KLINIK DESA”

Gambar
ASWARI-IRWANSYAH: DETEKSI PENYAKIT SEJAK DINI DENGAN “KLINIK DESA” . Sebagai bentuk perhatian kepada orang-orang yang menderita penyakit, Dessy Ayu Trisna, istri Wakil Gubernur Sumatera Selatan   periode 2018-2023, Muhammad Irwansyah, Jumat (30/3) berkunjung ke tempat tinggal Nenek Kartinah. Suami nenek berusia 62 tahun itu, kini berbaring karena stroke yang dideritanya. Kunjungan itu dilakukan Dessy dan rombongan, yang berhubungan dengan warga di sekitar rumah Nenek Kartinah. Sempat mengunjungi istri calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan, tentu saja Nenek Kartinah tidak bisa menahan seleranya. Bahkan secara spontan, Nenek Kartinah memeluk Dessy sambil berkata, “Memang ku tunggu ini lah (pemimpin) yang toleransi (baca; dekat) dengan rakyat,” kata Kartinah. Dia menambahkan bahwa warga sangat membutuhkan pemimpin yang dekat dengan semua kelas, dan tahu secara langsung kondisi saat ini dari warganya. Menurutnya, langkah itu telah dilakukan oleh Dessy meski ...

ASWARI AKAN BANGUN LEBIH BANYAK DESA SUMSEL

Gambar
ASWARI AKAN BANGUN LEBIH BANYAK DESA SUMSEL . Meski hanya menghubungkan lima desa di Kecamatan Kikim Tengah dan Selatan, Kabupaten Lahat dengan dunia luar, bukan halangan untuk pembangunan Jembatan Sungai Pangi. Jembatan dengan panjang 460 meter dan merupakan jembatan terpanjang permanen di Kabupaten Lahat, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi geliat ribuan jiwa yang menghuni kelima desa di wilayah terpencil. Apalagi Sumber Daya Alam (SDA) berupa perkebunan karet, kelapa sawit, kopi dan lain-lain, yang menjadi alasan Bupati Lahat, H Aswari Riva’i SE, tidak diragukan lagi membratis akses. “Jarak jauh antar desa bukan berarti desa ini tertinggal, melainkan kondisi. Sumber Daya Alam mendukung desa ini untuk memiliki akses jalan dan jembatan,”  katanya. pembangunan dilaksanakan bertahap sejak 2013, Aswari telah menjamin jembatan yang telah menghabiskan Rp 60 miliar dari Anggaran Daerah Sumatera Selatan  , akan selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat un...

Aswari – Irwansyah Akan Jadikan Sumsel Lumbung Pangan Nasional

Gambar
Aswari – Irwansyah Akan Jadikan Sumsel Lumbung Pangan Nasional . Calon wakil gubernur Sumatera Selatan nomor urut dua Muhammad Irwansyah punya mimpi menjadikan Sumatera Selatan sebagai lumbung pangan nasional. Dikatakan dalam pidato dalam kampanye yang dihadiri oleh lebih dari seribu relawan, OKU Timur, Senin (26/3/2018). “Seperti yang saya sampaikan, Kami akan menggalakkan Sumsel menjadi lumbung pangan nasional, seperti yang sudah dicetuskan oleh para gubernur sebelumnya. Untuk itu Kami ingin mewujudkan mimpi-mimpi yang belum selesai,”  kata Irwansyah dalam pidatonya. Dia menyebut  timnya memiliki Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo yang bertanggung jawab atas pertanian. ASRI  bersama  Partai Gerindra dan PKS akan  bersama-sama memahami kesulitan warga Komering Raya dan mencari solusi terbaik . Sumatera Selatan kaya akan sumber daya alam dan pertanian insya Allah dapat dinikmati oleh provinsi Sumatera Selatan dan provinsi di luar Sumatera Se...

Aswari: Menyulap sumber daya alam jadi “emas”

Gambar
Aswari: Menyulap sumber daya alam jadi “emas” . Nama  Aswari cukup terkenal sebagai kontraktor, tidak hanya di Lahat, tetapi di Sumatra Selatan. Bahkan Aswari  pernah cdikritik ayahnya karena mengambil pilihan bisnis dengan bahan baku batu. Ia sebagai pribadi menginginkan putra bungsunya (Aswari) menjadi pegawai negeri atau birokrat. Tetapi naluri bisnis Aswari  kurang  sejalan dengan harapan atau keinginan ayah. Aswari berpendapat, bisnis di sektor batu cukup menjanjikan. ini adalah batu, yang akan di jadikan emas untuk jalan hidup di masa depan. Alhamdulillah, Allah memberi jalan.  bisnis berkembang pesat. Bagi Aswari, ini adalah bagian dari cara bersyukur atas karunia Tuhan untuk apa yang Tuhan ciptakan. Satu hal penting dalam mengungkapkan rasa syukur adalah pemikiran kreatif dan kemauan untuk mengelola dengan penuh disiplin, gigih. bekerja dengan prinsip-prinsip manajemen modern, tidak acak. Berarti, harus jelas keluar masuk barang dan keu...